Translate

Cari Blog Ini

Kamis, 27 Oktober 2011

Membangun Pc Router dan Proxy Server

       Internet Gateway dapat didefinisikan sebagai gerbang internet atau gerbang yang menjadi perantara sehingga jaringan internet dapat diakses di jaringan lokal. Untuk membuat internet gateway tidak lepas dari router, dalam hal ini PC yang dijadikan sebagai router yang dikenal dengan istilah PC Router. Untuk tutorial kali ini bentuk topologi jaringan internet gateway adalah seperti berikut :
          
MODEM ROUTER — eth1 | PC | eth0 — CLIENT
Sistem operasi yang gunakan adalah Linux Ubuntu Server 10.04, bukan berarti linux lain gak bisa ..  :)
Langkah-langkah :
  • Pasang PC dan peralatan yang dibutuhkan sesuai dengan topologi di atas
  • Install sistem operasi Ubuntu Server 10.04 pada PC
  • Login sebagai Administrator atau Super User
tkj@kartika:~$sudo su
[sudo] password for tkj :
  • Masukkan password root kemudian enter, sehingga tampilan menjadi
root@kartika:/home/tkj#
  • Konfigurasi IP Address yang akan digunakan menggunakan editor nano atau editor lainnya.
root@kartika:/home/tkj#nano /etc/network/interfaces
  • Ketik konfigurasi berikut pada editor nano
auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0
address 192.168.50.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.50.0
broadcast 192.168.50.255
gateway 192.168.50.1

auto eth1
address 192.168.20.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.20.0
broadcast 192.168.20.255
gateway 192.168.20.1
  • Simpan file, kemudian restart service network agar supaya setting yang baru dapat dikenali oleh sistem operasi dengan mengetikkan perintah :
root@kartika:/home/tkj#/etc/init.d/networking restart
* Reconfiguring network interfaces ...                     [ok]
  • Cek konfigurasi ip untuk eth0 dan eth1 dengan menggunakan perintah
root@kartika:/home/tkj#ifconfig
Setelah tahapan setting IP Address sesuai topologi, selanjutnya tahap routing sebagai berikut :
  • Edit file sysctl.conf
root@kartika:/home/tkj#nano /etc/sysctl.conf
  • Tambahkan baris berikut
net.ipv4.conf.forwarding=1
  • Ubah value file ip_forward menjadi 1
root@kartika:/home/tkj#echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
  • Buat routing untuk menjadikan eth0 sebagai jembatan dari eth1 ke luar.
root@kartika:/home/tkj#/sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.20.0/255.255.255.0 -d 0/0 -j MASQUERADE
Jangan lupa memasukkan IP DNS dari ISP yang anda gunakan, langkah-langkah sebagai berikut :
  • Edit file resolv.conf
root@kartika:/home/tkj#nano /etc/resolv.conf
  • Tambahkan baris berikut dengan IP DNS dari ISP Anda (contoh DNS Smart)
nameserver 10.17.3.252
nameserver 10.17.3.254
Agar supaya settingan yang telah dibuat dapat berjalan pada saat komputer di restart, simpan konfigurasi ke file rc.local
root@kartika:/home/tkj#nano /etc/rcl.local
Tambahkan/edit file tersebut menjadi :
exit=0
echo "1" > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
/sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.10.0/255.255.255.0 -d 0/0 -j MASQUERADE
Simpan, kemudian restart komputer
root@kartika:/home/tkj#reboot
Setting komputer client dengan ip lan sesuai topologi, sekarang internet dapat diakses di pc client. Untuk cache akses internet dapat menggunakan Squid Proxy Server. Terima kasih semoga bermanfaat .. :)

Minggu, 23 Oktober 2011

Membangun Proxy Server Di Windows XP menggunakan Privoxy

Artikel ini saya buat berdasarkan atas pengalaman dan informasi dari berbagai sumber, jika ingin mengcopy atau memperbanyak isi dari artikel ini baik seluruh maupun sebagian diijinkan asal tetap menuliskan sumbernya.
Bagi pengguna Linux tingkat intermediate dan expert mungkin sudah biasa dengan software squid untuk men-sharing koneksi internet, walau bukan tidak mungkin juga squid digunakan dalam operating system windows. Sesuai dengan judul nya, kita akan membuat sebuah proxy server berbasis http di Operating System berbasis Windows XP untuk para nubie dengan menggunakan software Privoxy. Privoxy adalah sebuah tools gratis untuk membuat proxy server di Windows yang sebetulnya sangat powerfull jika kita dapat melakukan konfigurasi pada seluruh file konfigurasi dan pendukungnya.
Dalam bahasan kali ini kita hanya akan melakukan konfigurasi sederhana dalam privoxy untuk dapat melakukan/memberikan share koneksi internet kita melalui Windows XP ke komputer lainnya dalam suatu jaringan. Tutorial ini bisa dipergunakan untuk kalangan pribadi atau umum (tidak disarankan). Saya rasa sudah cukup prolognya dan sekarang kita akan memulai praktek pembuatan proxy server di windows xp dengan menggunakan Privoxy.
Persiapan yang diperlukan :
1. Komputer OS Windows XP (server) terhubung dengan internet.
2. Komputer Client (untuk uji coba boleh Windows atau operating system lainnya).
3. Kabel LAN dan/atau Switch/hub (penghubung 2 komputer tersebut).
4. Software Privoxy bisa diunduh di >> https://sourceforge.net/projects/ijbswa/files/
5. Kopi plus rokok :D
6. Doa dan keberanian serta semangat untuk belajar (OOT :D ).
Ok kita mulai saja prakteknya, saya anggap persiapan nomor 1 sampai 4 sudah tersedia semua. Selanjutnya kita bisa lakukan penginstalan software privoxy yang telah didownload tadi dengan mengikuti tahapan selayaknya penginstalan software lainnya (next – next sampe finish :D ).
Setelah selesai penginstalan Privoxy di komputer Windows XP tadi, perlu kita aktifkan dulu fasilitas IP Forwarding yang tersembunyi di Windows XP tadi, caranya Start – Run – regedit, lalu :
1. Cari key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters
2. Buat sebuah key atau rubah valuenya jika sudah ada:
Value Name: IPEnableRouter
Value type: REG_DWORD
Value Data: 1
3. Keluar dari registry editor.
Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi/setting di privoxy, tapi sebelum itu dalam praktek ini saya menggunakan beberapa settingan IP di komputer saya:
IP LAN Server : 10.24.0.24/24
IP LAN client : 10.24.0.25/24
Untuk koneksi internet di komputer server saya menggunakan modem 3G dan dianggap sudah tersambung alias online. Next, buka software Privoxy anda yang nantinya akan ada tampilan seperti dibawah ini :
http://i41.tinypic.com/xlb584.jpg
Selanjutnya kita akan merubah konfigurasi/setting dari privoxy tersebut secara sederhana melalui menu Options – Edit Main Configuration, akan terbuka sebuah jendela notepad berjudul config.txt
http://i43.tinypic.com/v5wrnn.jpg
File config asli tersebut sebaiknya kita simpan dengan nama lain agar dilain waktu dapat kita pelajari kembali lebih jauh sehingga membuat privoxy kita lebh powerfull, di screen shoot diatas saya simpan dengan menggunakan nama config1.txt. Selanjutnya close dulu file config asli tadi yang telah kita ganti nama. Kemudian kita buka lagi config privoxy melalui cara sebelumnya lalu kita delete seluruh isinya. Lho koq seluruhnya ??? pasti banyak yang bertanya hal demikian, ini dikarenakan kita akan membuat sebuah config sederhana dengan menggunakan beberapa config dasar sehingga dapat dijadikan sebuah proxy server sederhana ;)
Dalam jendela config yang kosong tadi kita isikan beberapa baris kode sebagai berikut :
user-manual /Program Files/Privoxy/doc/user-manual
admin-address [email anda]
confdir .
logdir .
debug 1 #menampilkan seluruh log ke server
logfile privoxy.log #memberikan nama file log
log-messages   1 #seluruh koneksi akan di catat di file log server
listen-address  10.24.0.24:9192 #ip server dan port yang akan listen (diset di client).
permit-access 10.24.0.0/24 #ip network yang diijinkan menggunakan server proxy ini
toggle  0
enable-remote-toggle  0
enable-remote-http-toggle  0
enable-edit-actions 0
enforce-blocks 1
buffer-limit 4096
forwarded-connect-retries  20
accept-intercepted-requests 1
allow-cgi-request-crunching 0
split-large-forms 0
keep-alive-timeout 300
socket-timeout 300
activity-animation   1
log-max-lines 2000
log-highlight-messages 1
log-font-name Comic Sans MS
log-font-size 10
Setelah itu kita save dan tutup jendela config tadi, kemudian kita kembali ke jendela privoxy dan klik menu Option – enable untuk menjalankan configurasi yang telah kita tuliskan tadi.
http://i39.tinypic.com/10gkx1y.jpg
Sebagai langkah terakhir kita test di komputer client (dalam hal ini saya menggunakan komputer dengan Operating System Linux Ubuntu Muslim Edition) dengan menambahkan proxy sesuai dengan yang dituliskan di config privoxy komputer server tadi (10.24.0.24:9192) dan alhasil komputer client linux tersebut bisa berselancar ke dunia maya dengan menggunakan koneksi server proxy di windows.
http://i40.tinypic.com/x5rt5f.jpg
Nah, akhirnya kita selesai juga membuat sebuah proxy server sederhana di operating system Windows XP. Untuk Pengembangan selanjutnya nantikan artikel saya yang lainnya.
Regards to :
Alloh SWT dan Rosul Muhammad SAW
Kedua Orang Tua tersayang
Istri dan anak tercinta
Cyberphreaking Community dan Forum Indophreaker (yang telah mengenalkan saya pada software privoxy)
Babelpatcher, Rizal2gb, gech4
dan seluruh rekan lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.
Suak, 30 Maret 2010.
elthazor@yahoo.com

Jumat, 21 Oktober 2011

Membangun PC Router Dengan Redhat


Sebelum kita melakukan Konfigurasi / Setting IP Router, terlebih dahulu kita melakukan Installasi OS Linux RedHat 9.0 yang akan di gunakan dalam membangun Router. Setelah proses installasi OS Linux RedHat 9.0 selesai, langkah selanjutnya yaitu Konfigurasi / Setting IP Router.
Langkah-langkah dalam Konfigurasi / Setting IP Router adalah sebagai berikut :
1. Langkah yang pertama yaitu, terlebih dahulu kita login sebagai root (sebagai superuser) dan masukkan password yang tadinya digunakan dalam proses penginstallan Linux RedHat 9.0.
2. Setelah itu lakukan konfigurasi pada Ethernet, dengan perintah :
# cd /etc/sysconfig/network-scripts
3. Pastikan bahwa di dalam directory network-scripts telah terdapat file konfigurasi untuk eth0 dan eth1 yaitu ifcfg-eth0 dan ifcfg-eth1, untuk melihat ketikkan perintah :
# ls
Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini (menandakan bahwa di dalam directory network-scripts telah terdapat file konfigurasi untuk eth0 dan eth1 yaituifcfg-eth0 dan ifcfg-eth1)













4. Apabila file konfigurasinya sudah ada (seperti tampilan diatas), langkah selanjutnya yaitu setting ip ifcfg-eth0 dengan perintah sebagai berikut :
# vi ifcfg-eth0
Kemudian lakukan setting konfigurasi eth0 seperti gambar di bawah ini :






Setelah itu simpan file dengan menekan esc 2x kemudian shift :wq enter
5. Selanjutnya konfigurasi file eth1 dengan perintah :
# vi ifcfg-eth1
Lakukan setting konfigurasi eth1 seperti gambar di bawah ini






setelah itu simpan file dengan menekan esc 2x kemudian shift :wq enter
6. Aktifkan ip forwarding dengan masuk ke file konfigurasi sysctl.conf dengan perintah :
# vi /etc/sysctl.conf
Pada tampilan dibawah ini, Ubah angka 0 pada net.ipv4.ip_forward (nonaktif) dengan angka 1 (agar net.ipv4.ip_forward bisa aktif)












Lalu esc 2x shift : wq, enter
7. Edit konfigurasi file resolv.conf dengan perintah :
# vi /etc/resolv.conf
Lakukan setting konfigurasinya seperti tampilan di bawah ini
nameserver 10.10.10.3
nameserver 10.210.254.2
search citrix2.edu
8. Langkah selanjutnya adalah melakukan routing iptables dengan perintah sebagai berikut.
# iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
9. Ulangi aktifkan ip forward dengan perintah sebagai berikut.
# echo “1” > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
10. Untuk memastikan bahwa ip_forwardnya telah aktif, lakukan pengecekan dengan perintah :
# cat /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Apabila muncul angka 1, berarti ipforwarding sudah diaktifkan
11. Simpan iptables dengan perintah sebagai berikut
# iptables-save > /etc/sysconfig/iptables
12. Dengan cara itu saja, masih belum cukup. Agar iptables dan ipforwarding dapat otomatis start setelah computer di restart atau dimatikan maka simpan iptables dan ipforward di file rc.local yang ada pada directory /etc/rc.d/rc.local, dengan perintah :
# vi /etc/rc.d/rc.local
Simpan iptables dan forwardingnya sesuai dengan contoh pada tampilan di bawah ini







13. Aktifkan iptables dengan perintah :
# chkconfig iptables on
14. Lakukan restart network dengan perintah sebagai berikut,
# service network restart
15. Cek koneksi router dengan cara ping. Ping seperti contoh tampilan di bawah ini :
Apabila ada balasan seperti gambar di atas, maka router telah terkoneksi dengan baik.
16. Langkah berikutnya setelah DNS server telah jadi beserta proxy squid nya, lakukan prerouting pada router redhat, agar squid pada DNS server dapat berjalan dengan baik pada client. Jalankan perintah sperti di bawah ini :
# iptables –t nat –A PREROUTING –i eth1 –s 10.0.0.0/8 –p tcp --dport 80 –j REDIRECT --to 3128
# iptables –A PREROUTING –t nat –i eth1 –p tcp --dport 80 –j REDIRECT --to-port 3128
17. Kemudian simpan script perintah tersebut dalam file
# vi /etc/rc.d/rc.local
18. Simpan scripts seperti dibawah ini :








Simpan esc 2x shift : wq
19. Setelah menyimpan scriptsnya langkah selanjutnya adalah restast network dengan perintah :
# service network restart
20. Lakukan cek koneksi dengan cara ping ke DNS yang dibuat sendiri, Mail Server, FTP, Router 2 Mikrotik, gateway atas dan DNS.









IP Router 2 (Mikrotik) : 10.10.10.2
IP DNS yang dibuat sendiri : 10.10.10.3
IP Mail Server : 10.10.10.4
IP FTP : 10.10.10.5
IP Gateway atas : 202.110.102.1
IP DNS : 10.210.254.2

My Name


MySpace Flash Toys Welcome di blog yohanes_enggal

Teman Gue

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons